kepribadian-ambivert
Pendidikan

Pengertian Ambivert – Ciri-Ciri, Kelebihan dan Kekurangannya

Pahami kepribadian ambivalen

kepribadian-ambivert

Secara umum pengertian atau pengertian ambivert adalah seseorang yang memiliki tipe kepribadian yang seimbang antara introvert dan ekstrovert. Ambivert memiliki perpaduan antara sifat introvert dan ekstrovert dan juga memiliki kelebihan dan kekurangan dari kedua tipe tersebut. Lingkungan ini adalah kepribadian khusus. Anda bisa menjadi ekstrover dan introver pada waktu yang berbeda. Beberapa orang terlahir ambivert sejak lahir. Secara umum, kepribadian ambivalen akan mendominasi kelemahan ekstrovert dan introvert.

Sebelumnya, seseorang dengan kepribadian ambivalen memahami dan memahami apa yang dicapai melalui semua jenis jam kehidupan. Proses ini memungkinkan orang yang ambisius untuk mengontrol kekuatan dan kelemahan mereka. Apalagi bagi mereka yang bisa atau bisa menyeimbangkan karakter ekstrovert dan introvert dalam dirinya. Akhirnya ambivert ini bisa atau bisa mengembangkan potensi yang ada di dalamnya.

Pahami kepribadian menurut para ahli

Di bawah ini adalah definisi kepribadian menurut ahli sebagai berikut:

Koetjaraningrat

Kepribadian merupakan sifat dan karakter yang ditampilkan secara konsisten dan konsisten dalam tingkah laku oleh orang yang dilahirkan, sehingga setiap orang mempunyai identitas khusus yang juga berbeda dengan orang lain.

Cuber

Kepribadian adalah kombinasi dari ciri-ciri yang terlihat dan terlihat dari seseorang.

Theodore R. Baru. Combe

Kepribadian ini merupakan sikap organisasi yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang perilakunya.

Sejarah perkembangan kepribadian Ambivert

Carl Gustav Jung adalah orang pertama yang mengklasifikasikan dua tipe perilaku manusia berdasarkan aspek sosial, yaitu tipe introvert dan tipe ekstrovert. Introvert ini adalah seorang introvert dimana orangnya selalu berhati-hati dengan orang lain, sedangkan ekstrovert ini adalah orang yang terbuka yang sangat suka bergaul dan berinteraksi dengan orang lain.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Adam M. Grant menunjukkan bahwa seseorang yang berkepribadian ekstrovert kemungkinan memiliki kemampuan komunikasi bisnis yang buruk. Namun bagi seseorang yang berkarakter ambivert, seseorang yang memiliki tipe kepribadian campuran yaitu introvert dan ekstrovert dinilai berhasil dalam membangun bisnis sekaligus bisnis.

Jurnal Psychological Science 2013 menyebutkan bahwa seseorang dengan sifat ambivalen lebih mudah beradaptasi dengan lingkungannya. Istilah Ambivert sendiri diciptakan oleh psikolog Hans Aysencek. Seseorang dengan tipe ambivance ini tidak mudah dipengaruhi oleh faktor eksternal, mereka cenderung menggunakan pandangannya sendiri. Kesimpulan ini diambil ketika Daniel H. Pink melakukan tes kepribadian.

Tanda seekor ambivert

Ada beberapa perilaku yang menunjukkan bahwa seseorang atau Anda berambisi, antara lain sebagai berikut:

1. Seorang pendengar dan pembicara yang baik

Orang yang ekstrovert cenderung suka berbicara. Sementara itu, introvert lebih suka menonton dan mendengarkan. Lalu bagaimana dengan orang yang memiliki kepribadian ambivalen?

Ambivert ini adalah pendengar yang baik dan pembicara yang baik. Artinya mereka tahu kapan waktunya untuk berbicara atau mengutarakan pendapatnya, dan mendengarkan pendapat orang lain juga merupakan hal yang baik.

2. Anda dapat mengatur perilaku tergantung pada situasinya

Seperti yang telah disebutkan di atas, ambivert ini digambarkan sebagai orang yang dapat mengarah pada kepribadian yang introvert atau ekstrover. Artinya, mereka dapat atau dapat menyesuaikan perilaku sesuai dengan orang atau situasi.

Misalnya, jika ekstrovert berada di lift bersama orang lain, mereka bisa memulai obrolan ringan. Namun, introvert cenderung menghindari interaksi dengan orang lain.

Sementara itu, ambivert tersebut dapat melakukan salah satu dari dua hal tersebut atas kebijakannya sendiri.

3. Nikmati bersosialisasi, tetapi nyaman sendirian

Tidak seperti introvert dan ekstrovert, ambivert ini memiliki kepribadian yang lebih unik. Orang-orang ambisius ini cenderung bergaul dengan orang lain seperti halnya orang ekstrovert. Di sisi lain, mereka juga butuh waktu untuk menyendiri layaknya introvert. Orang yang ambisius ini sangat menikmati kedua hal tersebut, suka bersosialisasi tetapi merasa nyaman sendirian.

4. Mudah dimengerti bila salah satu tempat melampiaskan

Introvert ini seringkali menjadi tempat curhat kepada teman-temannya yang sedang menghadapi masalah karena mendengarkan dengan baik. Sementara itu, ekstrovert akan dapat menawarkan solusi lebih cepat kepada teman-teman yang sedang dalam kesulitan.

Pada orang yang ambisius, mereka cenderung mendengarkan masalahnya terlebih dahulu sambil memiliki waktu untuk curhat. Setelah mendengarkan masalah secara keseluruhan, Ambivert mengajukan pertanyaan dan mencoba mencari solusi.

5. Memiliki kepribadian yang seimbang

Dalam kelompok pertemanan, ambivert ini dibutuhkan karena dapat memberikan keseimbangan dalam komunikasi.

Orang yang ambisius ini mungkin atau mungkin membantu memecah keheningan dalam percakapan, dan ini juga meningkatkan kemungkinan bahwa si introvert akan lebih nyaman memulai percakapan.

Sifat Ambivert

Menurut dunia psikologi, ciri-ciri orang yang berkepribadian ambivalen adalah sebagai berikut:

1. Tidak suka bertemu orang baru

Ambivert ini tidak suka bertemu orang baru di tempat baru. Mereka merasa lebih nyaman bertemu di tempat yang sudah dikenal atau familiar karena dianggap lebih nyaman.

2. Mudah menganalisis kepribadian

Lingkungan ini dapat atau dapat dengan mudah mengetahui kepribadian seseorang karena daya analitisnya yang tinggi. Melalui interaksi sederhana, ambivert ini mengetahui apakah lawan bicaranya ekstrovert atau introvert.

3. Kurangnya interaksi secara massal

Faktanya, ambivert menyukai orang banyak, tetapi untuk menghindari komunikasi. Seorang Ambivert bisa dikatakan diam saat sedang ramai. Anda menikmati situasinya dan memperhatikan apa yang sedang terjadi. Namun setelah itu, Ambivert ini mencari tempat yang sepi untuk mengistirahatkan tubuh.

4. Mudah untuk menyesuaikan

Ambivert juga mudah menyesuaikan diri di tengah keramaian, bergaul dengan orang lain dan bersosialisasi. Terkadang mereka berada di tempat yang sunyi untuk menenangkan pikiran.

5. Suasana hati tergantung pada lawan

Mereka fleksibel dan dapat atau mungkin mengubah kepribadian mereka tergantung pada orang yang mereka ajak bicara. Ketika Anda berbicara dengan orang yang ekstrover, mereka menjadi ekstrover dan sebaliknya.

6. Fleksibel dalam bekerja dalam kelompok dan individu

Introvert memiliki masalah dalam bekerja dalam kelompok. Sama seperti ekstrovert ini, akan sulit untuk menyelesaikan tugas individu. Berbeda dengan ambivert yang sifatnya fleksibel, baik dalam kelompok maupun individu. Dalam kelompok, mereka tidak memiliki masalah dalam berinteraksi. Sementara itu, mereka tidak mudah bosan dengan tugas individu dan tidak mudah stres.

7. Tidak sepi dan tidak berisik

Ambivert mungkin atau mungkin tidak diam seperti seorang introvert dan mungkin selalu atau tidak selalu berbicara seperti seorang ekstrovert. Mereka biasanya bertindak secara intuitif dan tahu kapan harus berbicara dan kapan harus mendengarkan. Jika karakternya seimbang, Ambivert dapat atau mungkin menyesuaikannya pada waktu yang tepat.

Kekuatan Ambivert

Seseorang dengan kepribadian ambivalen memiliki sejumlah manfaat untuk membantunya dalam hidup, antara lain:

  • Ambiver bisa atau bisa dengan nyaman dan mudah bercakap-cakap dengan introvert dan berkomunikasi dengan ekstrovert.
  • Jika Anda terlibat dalam komunitas, Anda bisa atau bisa langsung berkomunikasi. Jadi ambivert ini tidak hanya fokus pada satu kelompok.
  • Tidak memiliki pengaturan Anda sendiri untuk menyelesaikan proyek tertentu.
  • Dapat mengerjakan tugas baik dalam kelompok maupun individu.
  • Ini berpotensi menjadi pemimpin.
  • Kombinasi ketegasan dan kewaspadaan dari ekstrovert serta sikap kritis, analitis, dan perencanaan dari introvert.
  • Fleksibel dalam hal apapun.
  • Buat diri Anda nyaman dalam berbagai situasi dan kondisi.
  • Ambivert emosional lebih stabil karena dapat atau dapat menyeimbangkan antara kepribadian introvert dan ekstrovert.
  • Memiliki lebih banyak atau memiliki intuisi yang tajam dan mampu menerapkannya.
  • Memberi pengaruh besar pada grup.
  • Mandiri dan jangan buang waktu.
  • Bersikaplah santai dan juga tidak menuntut.

Kontra dari Ambiverts

Setiap kepribadian manusia pasti terkait erat dengan kesalahan. Ambiver juga memiliki kelemahan berikut:

  • Kepribadian ambivalen ini terus berubah dan sering dianggap tidak konsisten.
  • Ambivert dapat atau mungkin mengubah perilaku tergantung pada suasana hati Anda.
  • Suasana hati Ambivalt sering berubah, dan perubahan ini mungkin atau mungkin terjadi dalam waktu singkat.
  • Seringkali tidak yakin dengan kepribadian mereka.
  • Sangat mudah untuk merasa lelah dan lelah setelah banyak bersosialisasi.
  • Kesulitan membuat dan memelihara rencana.
  • Tidak jarang Anda terlihat ambigu saat Anda berada di tengah-tengah percakapan.
  • Orang yang terabaikan memiliki kepribadian yang tidak dapat diprediksi. Sehingga keputusan yang diambil
  • seringkali mengejutkan dan tidak memenuhi ekspektasi orang lain.
  • Biasanya reset ke opsi yang ada.
  • Terkadang Anda kesulitan memutuskan apa yang akan Anda putuskan.

Profesi ini cocok untuk para Ambivert

Dalam dunia profesional, terdapat beberapa rekomendasi karir yang cocok untuk individu yang ambisius, antara lain:

  • Sumber Daya Manusia atau HRD
  • Pengacara
  • Terapis atau psikolog
  • psikiater
  • Pemasaran dan Penjualan
  • Blogger
  • wartawan
  • Posisi direktur perusahaan
  • Perencana pesta
  • Penyelenggara atau EO
  • Diplomat atau berurusan dengan hubungan internasional
  • Guru
  • Perusahaan

Sumber :

Anda mungkin juga suka...