past-future-continuous-tense
Pendidikan

Past Future Continuous Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi

Definisi, rumus, contoh kalimat, masa lampau Continuous tense

past-future-continuous-tense

Masa lalu terus menerus

A. Past Future Continuous Tense adalah bentuk kalimat untuk suatu tindakan atau aktivitas yang akan terjadi di masa lalu.

Contoh kalimat:

  • Kita harus mengikuti ujian saat ini keesokan harinya. (Kami akan mengikuti ujian lagi saat ini keesokan harinya.)
  • Ungkapan tersebut menjelaskan bahwa di masa lalu (pada saat itu) subjek kita melakukan tindakan tertentu.

B. Continuous past tense adalah bentuk waktu untuk melaporkan tindakan atau aktivitas yang dilakukan subjek yang sebenarnya berkaitan dengan bentuk future tense.

Contoh:

  • “Apakah kamu akan makan sendiri atau Janeth makan bersamamu?” (“Apakah kamu akan makan sendiri atau dengan Janeth?”)
  • Jika diubah menjadi kalimat tidak langsung (past tense) akan seperti ini.

Contoh:

  • Pada saat itu saya pikir saya akan makan sendiri, tetapi Janeth mengatakan dia ingin makan juga. (Pada saat itu, saya pikir saya akan makan sendiri, tetapi Janeth mengatakan dia ingin makan juga.)

Contoh lain :

  • Dia akan menyiapkan mobilnya untuk tiga orang bersama Jaden kemarin siang kemarin. (Dia akan menyiapkan mobilnya pada pukul dua belas dengan Jaden pukul tiga besok sore.)
  • Anda harus berlatih tarian di rumah saya untuk pertunjukan dalam beberapa jam terakhir. (Mereka ingin menari untuk pertunjukan di rumah saya satu jam yang lalu.)
  • Ibuku akan bercerita sekitar waktu ini tadi malam. (Ibuku akan memberitahumu kali ini tadi malam.)
  • Mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak akan memberikan hadiah kemarin pagi. (Mereka mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak ingin memberikan hadiah kemarin pagi.)
  • Saat kemarin turun salju, mereka tidak boleh pergi ke sana seperti sekarang. (Kemarin turun salju, mereka tidak akan pergi ke sana seperti yang mereka lakukan sekarang.)
  • Dia tidak akan datang ke museum pada pukul sembilan besok pagi. (Dia tidak akan datang ke museum pada pukul sembilan besok pagi.)
  • Apakah dia akan datang ke museum pada pukul sembilan besok pagi? (Apakah dia harus datang ke museum pada jam sembilan besok pagi?)
  • Kamu tidak boleh tidur di sini. Anda harus bekerja sekarang. (Anda tidak akan tidur di sini. Anda akan bekerja sekarang.)
  • Apakah Anda akan pergi berenang dengan istri Anie tadi malam? (Apakah Anda pergi berenang dengan Nyonya Anie kemarin sore?)

Adapun pola atau rumus kalimat masa lampau masa depan dapat dilihat sebagai berikut:

Kalimat positif:

  • Seluruh topik + harus / akan menjadi + kata kerja 1 + -ing
    (I, she, he. It, you. We, she)
  • I, we + harus + kata kerja 1 +

Contoh: Kita harus menunggu selama dua jam berikutnya.

Kalimat negatif:

  • Seluruh topik + akan + tidak + menjadi + kata kerja 1 + -ing
    (Aku, dia. Dia. Ini, kamu. Kami. Dia)
  • I, we + should + not + be + verb 1 + -ing

Contoh: Kita tidak boleh menunggu selama dua jam ke depan.

Pertanyaan:

  • Would + be + whole subject + verb 1 + -ing
    (Aku, kamu, dia. Ini. Kamu. Kami. Kamu)
  • Haruskah + I, kita + menjadi + Kata kerja 1 + -ing

Contoh: Haruskah kita menunggu selama dua jam berikutnya?

Kata keterangan waktu yang biasa digunakan di masa lalu adalah:

  • Besok pagi
  • Minggu depan: minggu depan
  • Pada hari Senin: pada hari Senin
  • Sehari sebelumnya: sehari sebelumnya

Semoga penjelasan kami bermanfaat untuk para pembaca setia SBI 🙂

Sumber :

Anda mungkin juga suka...