smartphone-pencetak-uang
Teknologi

Sulap Smartphone Anda Menjadi Mesin Pencetak Uang

Ubah ponsel cerdas Anda menjadi mesin cetak uang

smartphone-pencetak-uang

Di era perkembangan teknologi saat ini, apalagi di tengah tingginya kasus Covid-19, masyarakat masih dihimbau untuk lebih banyak #dirumahaja. Namun, berdiam diri di rumah bukan berarti tidak bisa produktif. Di saat-saat seperti ini khususnya, kita dapat memaksimalkan perangkat yang kita miliki.

Ponsel pintar (smartphone) merupakan jawaban atas salah satu perangkat yang hampir dimiliki setiap orang, dari anak kecil hingga remaja hingga orang tua. Fungsinya yang beragam membuatnya mutlak diperlukan saat ini.

Kita bisa melakukan banyak hal dengan ponsel seukuran tangan. Mulai dari komunikasi, over entertainment, pencarian informasi, hingga penyelesaian tugas bisnis. Berbagai jenis perangkat elektronik dapat disematkan pada perangkat tersebut.

Tapi tahukah Anda berapa banyak orang yang menggunakan smartphone saat ini? Mungkin tak terhitung, karena pengguna smartphone memang banyak bepergian ke berbagai belahan dunia.

Smartphone canggih sudah memiliki banyak fungsi, seperti televisi, konsol game, pemutar musik, Internet, alat perekam, proyektor, telepon, dokumen desktop, kamera, dan dompet digital. Namun tidak semua orang dapat memanfaatkan smartphone secara optimal, termasuk banyak hal yang tidak mereka ketahui tentang smartphone mereka.

Era smartphone telah banyak membantu kehidupan manusia, mulai dari anak sekolah hingga pebisnis dan pekerja. Berbagai profesi telah menggunakan smartphone mereka untuk melakukan tugas, menjalankan bisnis dan pekerjaan mereka.

Menurut sebuah lembaga riset, Indonesia masuk dalam daftar pengguna smartphone terbesar di dunia. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat tertarik dengan pengguna smartphone.

Namun apakah angka yang tinggi ini meningkatkan produktivitas pengguna smartphone itu sendiri? Atau malah menurunkan produktivitas? Mungkin Anda harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui jawabannya. Yang paling penting adalah pengguna smartphone harus lebih pintar dengan smartphone mereka.

Dalam hal keinginan versus kebutuhan, setiap orang memiliki versi mereka sendiri. Tapi kenyataannya, smartphone hanyalah alat. Sebuah perangkat yang memudahkan aktivitas pemakainya.

Bagaimana? Itu juga subjektif. Ada yang menggunakan smartphone untuk mempermudah hidup di dunia maya, menjalankan perusahaan, atau bisa diandalkan untuk lebih produktif dalam bekerja.

Sayangnya, konfigurasi awal smartphone saat pertama kali dibeli tidak menjadi pengaturan yang maksimal agar lebih produktif. Sebaliknya, secara tidak sadar membuat kita semakin ketagihan.

Kecanduan ini semakin parah ketika mengganggu konsentrasi dan tentunya akan mempengaruhi tingkat produktivitas. Adakah cara praktis menggunakan smartphone untuk meningkatkan produktivitas saat #dirumahaja?

Misalnya, di masa pandemi saat ini, sebagian besar konsumen di Indonesia, termasuk Generasi Z, turut menghidupkan keseruan dengan variasi ide pembuatan konten yang unik dan kreatif.

Banyak orang menjadi lebih kreatif di rumah. Mencoba resep baru, menari seru di aplikasi TikTok, atau bahkan membuat vlog dengan tips melawan kebosanan selama pandemi.

Berbagi karya dan kreasi selama masa karantina mandiri di tengah pandemi Covid-19 ini adalah salah satu cara untuk tetap bersosialisasi dengan keluarga, teman, bahkan mungkin orang lain di luar lingkaran pertemanan kita. Dan platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Youtube adalah cara untuk membagikan kreasi kami selama #DiRumahAja.

Berikut adalah beberapa cara untuk memaksimalkan penggunaan ponsel cerdas Anda dengan #DiRumahAja.

Buat konten video:

Membuat konten video menjadi pilihan cerdas bagi siapa saja yang ingin berbisnis untuk menghasilkan uang, misalnya bersosialisasi melalui Covid-19 atau sekadar eksis di era digital saat ini.

Di mesin pencari seperti Google, konten video juga bisa mendapatkan peringkat teratas dan orang cenderung mengkliknya. Berbagai informasi bermanfaat atau sekedar kegiatan sehari-hari selama pandemi ini dapat dibagikan melalui video blog atau vlog yang sedang trending saat ini.

Untuk pemula, membuat video yang bagus tampak seperti proses yang rumit dan mahal, tetapi sebenarnya tidak. Dulu, membuat video dianggap cukup sulit, sehingga hanya elit tertentu dengan segala fasilitas yang bisa melewatinya.

Kami dapat dengan mudah membuat video berkualitas profesional seperti YouTuber atau influencer dengan anggaran terbatas. Anda dapat menggunakan berbagai tutorial di Internet yang dapat Anda akses secara gratis menggunakan smartphone yang telah kami sediakan.

Sumber :

Anda mungkin juga suka...